cuplikan novel "Romeo and Juliet"

Minggu-minggu kemarin saya beli novel Romeo and Juliet di Palasari. Dan sampai sekarang belum selesai saya baca. Tapi ada satu adegan yang pingin saya posting disini. So kita liat aja okeey ;-)


"Oh Romeo! Romeo! Mengapa namamu Romeo? Ingkarilah nama ayahmu dan juga namamu! Atau kalau engkau tidak mau,demi cintaku, aku bersedia tidak menjadi seorang Capulet."

Mendengar kegelisahan Juliet, Romeo menjadi bimbang, "Haruskah aku mendengarkan dia, atau membalas perkataannya?"

Sementara Juliet terus berbicara sendiri, "Itu semua hanyalah sekedar nama dari musuhku. Sementara engkau sendiri, kau bukan Montague. Siapakah Montague? Dia bukan tangan, kaki, lengan, wajah, atau seluruh bagian tubuhmu. Oh seandainya ada nama lain! Tapi apa arti sebuah nama? Sekuntum mawar, tetap memiliki keharuman yang sama meskipun disebut dengan nama lain. Begitu pula dengan Romeo, meski namanya Romeo, semua pesona dan kesempurnaan pemuda itu tetap ada, tanpa julukan itu. Romeo, lepaskanlah namamu, tanpa nama itu menjadi bagian darimu, bawalah segenap hidupku"



Nah kalian lihat kalimat yang saya kasih sama warna yang berbeda??

"Tapi apa arti sebuah nama?"

Kalimat itu tuh udah sering banget kita denger di sinetron, film romantis, atau dari mulut para pria yang suka ngegombal. Tapi apakah kalian tahu darimana asal muasal kalimat itu? Sebenernya kalimat itu datang dari penulis yang sudah sangat tersohor di seluruh dunia. Selain seorang penulis, dia juga seorang aktor pada masanya. Tahukah kalian siapa dia? Dia adalah William Shakespeare.

Sebenernya masih banyak kisah-kisah yang ditulis oleh Shakespeare yang menjadi terkenal. Tapi di kalangan kita sepertinya ga terlalu tahu sama hal ini.
So.. tungguin aja postingan saya yang berikutnya. Karena aku bakal ngasih kalian beberapa contoh novel yang udah dibuat sama penulis terkenal ini ;-)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 komentar:

Posting Komentar